Kapan Waktu Terbaik Berpromosi secara Organik?

Waktu Terbaik Berpromosi secara Organik di Media Sosial

Sudah sering berpromosi/share di sosial media tetapi kok hasilya belum ada? Padahal setiap hari sudah promo lewat FB, Instagram, Status WA dan lain lain. Mungkin Anda salah waktu/timing posting, jadi postingan/share Anda tidak dibaca audience.

Jadi, kapan waktu terbaiknya?

Secara umum, setiap platform sosial media memiliki waktu yang berbeda. Ini sesuai dengan karakter penggunanya. Berikut adalah hasil penelitian para ahli digital marketing yang bisa Anda terapkan

1. Instagram

  • Waktu Umum: Selasa hingga Kamis adalah hari dengan tingkat interaksi tertinggi.
  • Jam Prime Time: Pukul 10.00 – 14.00 dan 18.00 – 21.00.
  • Hari Terbaik: Rabu merupakan hari paling efektif, terutama di jam 09.00 – 11.00.
  • Akhir Pekan: Sabtu dan Minggu sore sekitar pukul 18.00 masih cukup potensial untuk konten hiburan.

2. TikTok

  • Pagi: Pukul 07.00 – 09.00 (saat orang berangkat kerja/sekolah).
  • Siang: Pukul 12.00 – 13.00 (jam istirahat siang).
  • Malam: Pukul 19.00 – 22.00 (waktu santai utama pengguna di Indonesia).

Catatan: Untuk hari Senin, waktu potensial berada pada jam 06.00, 10.00, dan 22.00 WIB.

3. Facebook/WhatsApp

  • Hari Kerja: Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 13.00.
  • Puncak Interaksi: Rabu secara konsisten menjadi hari terbaik untuk memposting di Facebook.
  • Malam Hari: Pukul 20.00 – 22.00 juga efektif untuk konten video pendek (Reels) sebelum audiens tidur.

4. LinkedIn (Untuk B2B)

  • Hari Terbaik: Selasa dan Rabu.
  • Waktu: Pagi hari antara pukul 08.00 – 10.00, saat audiens profesional baru memulai hari kerja mereka.

5. Strategi Berdasarkan Momentum (Seasonal)

  • Bulan Ramadhan: Pola konsumsi berubah signifikan. Waktu terbaik adalah saat Sahur (03.00 – 05.00), Menjelang Buka Puasa (16.00 – 18.00), dan setelah Tarawih (20.00 – 22.00).
  • Seasonal SEO: Gunakan tren musiman (seperti libur sekolah atau harbolnas) untuk mengoptimasi konten blog atau website agar muncul di pencarian tepat saat kebutuhan meningkat.

Tips Tambahan:

Selalu verifikasi data ini dengan fitur Insights atau Analytics pada masing-masing akun media sosial Anda, karena perilaku pengikut setiap merek bisa berbeda-beda. Konten video pendek (Reels & TikTok) tetap menjadi format paling dominan untuk pertumbuhan organik di tahun 2025.